Arang sebagai penopang hidup maasyarakat tulang bawnag barat Desa agung jaya
ARANG atau juga biasa masyarakat jawa mengatakan atau di sebut areng yang sangat di butuhkan oleh pagbrik kosmetik atau yang lainnya areng sebagian besar jika tidak di oleh menjadi hal yang menimbulkan rupiah akang di pandang sebelah mata Namun di Desa agung jaya kususnya betepatan di Tulang bawnag barat masyarakat Desa agung jaya membuat ARANG menjadi nilai ekonomis yang membatu masyaakat membantu perekonomian masyarakat sebagai sampingan masyaakat setiap paginya menyadap kaeret dan biasanya siang tidak ada kerjan masyarakat meluangkan waktu tersebt mambuat sambilan membuat arang dan di jadikan manifestasi uang yang sangat lumayan pastinya......
Areng ini di buat dengan membakar kayu secara uang dan biasana di kubur dengan tanah secara manual dan penghasilnya atau sampingan dari mengarang Kayu di jadikan arang yaitu 1 KUBIK bisa menghasilkan 50 sampai 60 karung arang yang biasanya di hagai 20.000 per 1 Kaungnya bayangkan jika 1 karung 20.000 makan 60x20.000=1.200.000 lumayan buakan jika tidak di buat arang 1 kubik kayu hanya bisa di hagai 300.000. sampai 400.000 sangat menguntukan bukan berbisnis ini namun
Menagrang/MENGARENG itu tidak mudah membutuhkan tenaga yang sangat besar
mungkin anda sekarang buisa menentukan dari pada mengaggur siang siang alangkah bagus nya memanfaatkan waktuluang yang mendapatkan penghasilan yang lumayan bukan.....
0 comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar. Gunakan kata yang baku dan sopan.